Benarkah AAC Membuat Anak Malas Bicara? Ini Kata Penelitian!

Anak Berkomunikasi Menggunakan AAC

“Kalau anak menggunakan AAC, apakah nanti jadi malas bicara?”
Ini mungkin kalimat yang paling sering muncul saat orang tua pertama kali ditawari AAC untuk anaknya. Kekhawatirannya masuk akal: kalau anak sudah bisa menyampaikan maunya lewat gambar atau tombol, buat apa dia repot-repot belajar bicara?

Mari kita lihat apa kata datanya.

Apa itu AAC?

AAC (Augmentative and Alternative Communication)  adalah berbagai cara atau bentuk komunikasi di luar bicara verbal alami yang membantu individu dengan hambatan bicara atau bahasa menyampaikan pesan. Bentuknya dapat berupa gestur, ekspresi, menunjuk gambar, communication board, PECS, hingga perangkat atau aplikasi yang menghasilkan suara. 

Benarkah Membuat Anak Malas Bicara?

  1. Tidak ada satu pun studi yang menemukan bicara anak menurun
    Berbagai penelitian menunjukkan bahwa AAC tidak menghambat perkembangan bicara, tetapi justru dapat mendukungnya. Yuan dkk. (2024) menemukan bahwa AAC meningkatkan ujaran ekspresif dan komunikasi sosial anak autistik, tanpa laporan adanya penurunan kemampuan bicara. Temuan ini sejalan dengan Romski dkk. (2010) dan White dkk. (2021), justru menghasilkan lebih banyak kata, baik melalui simbol maupun ucapan, dibandingkan anak yang hanya mendapat intervensi bicara.

  2. AAC yang dipadukan dengan pendekatan berbasis relasi memberi hasil bahasa lebih baik
    Pope dkk. (2024) menemukan bahwa pendekatan yang mengajarkan komunikasi lewat permainan dan interaksi sehari-hari, bukan drill) dengan AAC membuat perkembangan bahasa jauh lebih besar dibandingkan tanpa AAC. Artinya, AAC bukan pengganti interaksi, AAC bekerja paling baik justru di dalam interaksi yang hangat dan bermakna.

  3. Anak yang responsif terhadap input AAC menunjukkan perkembangan bahasa lisan
    Sterrett dkk. (2023), dari kelompok riset Kasari di UCLA, meneliti anak autistik yang minim bicara (minimally verbal) dan menemukan bahwa penggunaan AAC dalam intervensi dini dapat memperbaiki komunikasi dan bahasa lisan mereka.

Mengapa AAC Dapat Membantu? 

Anak yang frustrasi karena tidak bisa menyampaikan maksudnya sering menutup diri atau mudah dysregulated, dan meningkatkan kecemasan ketika diminta berkomunikasi . Saat anak memiliki cara untuk menyampaikan “mau”, “tidak”, “lagi”, “tolong”, atau “selesai”, anak mendapatkan kesempatan untuk berkomunikasi dan merasakan bahwa pesannya dipahami. Hal ini mengurangi rasa frustasi dan cemas, karena anak dapat menemukan makna dari komunikasi.

Yang terpenting, AAC memberikan anak
akses untuk berkomunikasi sekarang, tanpa harus menunggu sampai kemampuan bicaranya berkembang.

AAC Bukan Jalan Terakhir 

Setiap anak memiliki kebutuhan komunikasi yang berbeda. Karena itu, pemilihan dan penerapan AAC idealnya dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan anak, kebutuhan sehari-hari, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan. Pelajari Program Special Harmony School yang dirancang untuk mendukung kebutuhan dan perkembangan setiap anak. 

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi dan pendampingan lebih lanjut.

Sumber :

Yuan, W., Dunn, M., Kennedy, J., Hsiao, Y.-J., & Poppen, M. (2024). Impact of speech generating device interventions on vocalizations of individuals with autism and severe communication impairment: A systematic review of the research. Education and Training in Autism and Developmental Disabilities, 59(3), 233–256. https://doi.org/10.1177/215416472405900302 

Romski, M., Sevcik, R. A., Adamson, L. B., Cheslock, M., Smith, A., Barker, R. M., & Bakeman, R. (2010). Randomized comparison of augmented and nonaugmented language interventions for toddlers with developmental delays and their parents. Journal of Speech, Language, and Hearing Research, 53(2), 350–364. https://doi.org/10.1044/1092-4388(2009/08-0156)

White, E. N., Ayres, K. M., Snyder, S. K., Cagliani, R. R., & Ledford, J. R. (2021). Augmentative and alternative communication and speech production for individuals with ASD: A systematic review. Journal of Autism and Developmental Disorders, 51(11), 4199–4212. https://doi.org/10.1007/s10803-021-04868-2

Pope, L., Light, J., & Laubscher, E. (2024). The effect of naturalistic developmental behavioral interventions and aided AAC on the language development of children on the autism spectrum with minimal speech: A systematic review and meta-analysis. Journal of Autism and Developmental Disorders. https://doi.org/10.1007/s10803-024-06382-7

Sterrett, K., Holbrook, A., Landa, R., Kaiser, A., & Kasari, C. (2023). The effect of responsiveness to speech-generating device input on spoken language in children with autism spectrum disorder who are minimally verbal. Augmentative and Alternative Communication, 39(1), 23–32. https://doi.org/10.1080/07434618.2022.2120070 

Scroll to Top