Special Harmony School Menampilkan Tarian Kreasi Yamko Rambe Yamko di Walk For Autism Nusantara 2026
Jakarta, 23 Agustus 2026 — Special Harmony School (SHS) mempersembahkan tarian kreasi “Yamko Rambe Yamko” dalam pertunjukan kolaboratif bersama Walk for Autism (WFA) Nusantara di Fountain Area, Plaza Senayan. Penampilan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri melalui seni sekaligus mendapatkan pengalaman belajar di lingkungan publik yang inklusif.
Lebih dari sekadar pertunjukan, kegiatan ini menjadi bagian dari pendidikan anak berkebutuhan khusus yang mendukung tumbuh kembang anak secara lebih utuh. Melalui gerak dan musik, siswa mendapatkan stimulasi yang melibatkan kemampuan motorik, kognitif, sosial, komunikasi, serta kepercayaan diri.
Mengembangkan Motorik dan Kemampuan Kognitif
Persiapan penampilan yang berlangsung kurang dari satu bulan menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi siswa untuk belajar mengikuti koreografi. Mengingat urutan gerakan, mengikuti irama, mengatur posisi, serta melakukan koordinasi tangan dan kaki menjadi bagian dari proses latihan. Aktivitas tersebut mendukung perkembangan motorik anak, sekaligus melatih perhatian, memori, perencanaan gerak, dan kemampuan mengikuti pola. Dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus, proses belajar dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan setiap siswa.
Belajar dalam Lingkungan Inklusif
Kegiatan WFA Nusantara memberikan kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan sosial yang lebih luas. Pengalaman berada di tempat baru, bekerja sama dalam kelompok, dan tampil di hadapan penonton menjadi bagian dari pendidikan inklusi.
Bagi anak berkebutuhan khusus, pengalaman sosial yang positif dapat menjadi bentuk stimulasi anak yang mendukung kemampuan beradaptasi, komunikasi, dan interaksi. Perkembangan bahasa anak pun dapat terstimulasi melalui instruksi, respons, ekspresi, dan interaksi selama kegiatan.
Sebagai sekolah anak berkebutuhan khusus sekaligus bagian dari praktik special education, SHS berupaya memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada perkembangan sosial dan emosional siswa.
Membangun Keberanian dan Kepercayaan Diri
Mengenakan busana pentas, mempersiapkan diri, hingga tampil di atas panggung memberikan pengalaman baru bagi siswa. Keberanian untuk mencoba, mengikuti kegiatan sampai selesai, dan berada di lingkungan yang berbeda merupakan bagian penting dari proses perkembangan. “Kami senang dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat dalam kegiatan ini. Pengalaman ini diharapkan semakin mendorong siswa untuk percaya diri, mengembangkan bakat, dan mengenal lingkungan sosial yang lebih luas,” ujar Yesica, Kepala Sekolah Special Harmony School. Penampilan Yamko Rambe Yamko menjadi pengingat bahwa sekolah inklusi bukan hanya menyediakan ruang untuk belajar, tetapi juga ruang bagi setiap anak untuk berpartisipasi, berkarya, dan berkembang sesuai potensinya.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Special Harmony School Kunjungi Program Kami atau Berita Kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
#SpecialHarmonySchool #WFA2026 #InklusiDenganMakna #BeraniBerkarya
